This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 24 Mei 2017

EVALUASI X MIPA 2


A.      Tabel Penilaian 

NO
NAMA
DISKUSI
QUIS
TUGAS
JUMLAH NILAI RATA-RATA
1
Frandi Mardiansyah
50
100
100
83
2
Almonawaroh
50
100
100
83
3
Agustiningsih Amir
50
100
100
83
4
Asmaul Husna
50
100
100
83
5
Dhea Aryesa
50
100
100
83
6
Chrisyanto Namora
50
100
100
83
7
Suci Rosmaidah
50
80
100
77













 B. Bukti Koreksi Quis 
             
           1. Bukti koreksi quis frandi mardiansyah






2. Bukti Koreksi quis Almonawaroh


3. Bukti koreksi quis Agustiningsih Amir

4. bukti koreksi quis Asmaul Husna


5. Bukti Koreksi quis Dhea Aryesa


6. Bukti koreksi quis Chrisyanto Aritonang



7. Bukti koreksi quis Suci Rosmaidah


C. Bukti Koreksi Tugas

1. bukti koreksi tugas frandi mardiansyah


2. bukti koreksi tugas almonawaroh



3. bukti koreksi tugas Agustiningsih amir


4. bukti koreksi tugas asmaul husna


5. bukti koreksi tugass Dhea aryesa



6. bukti koreksi tugas Chrisyanto Aritonang N

7. bukti koreksi tugas Suci rosmaidah










Minggu, 21 Mei 2017

ABSENSI

No.Absen
Nama Siswa
kehadiran
01
Frandi Mardiansyah
02
Almonawaroh
03
Agustiningsih
04
Asmaul Husna
05
Dea Aryesa
06
Chrisyanto Namora A
07
Suci Rosmaidah


Selasa, 16 Mei 2017

TUGAS

SOAL TUGAS 


1. Apa yang dimaksud dengan larutan, larutan elektrolit, dan larutan non elektrolit?
2. Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik?
3. Sebutkan masing-masing empat buah contoh zat yang dapat menghantarkan arus listrik dari senyawa ionik dan senyawa kovalen polar dalam pelarut air!
4. Sebutkan dua aturan umum yang dapat dipakai untuk meramalkan apakah suatu zat dapat larut dalam air atau tidak!
5. Mengapa lelehan senyawa kovalen polar tidak dapat menghantarkan listrik, sedangkan lelehan senyawa ion dapat menghantarkan arus listrik?

Kamis, 11 Mei 2017

SOAL QUIS

Soal tentang Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit 


1. Pernyataan yang benar tentang elektrolit adalah ….
A. Elektrolit adalah zat yang dapat menghantarkan listrik
B. Elektrolit adalah zat yang mengandung ion-ion yang bebas bergerak
C. Elektrolit adalah zat yang dalam bentuk larutan atau leburannya dapat menghantarkan listrik
D. Elektrolit adalah zat yang mengandung elektron-elektron yang bebas bergerak

E. Elektrolit adalah zat yang mengandung molekul-molekul yang bebas bergerak

2. Bahan-bahan di bawah ini tergolong larutan non elektrolit, kecuali ….
A. alkohol
B. air gula
C. spirtus
D. larutan urea
E. air garam

3. Dibawah ini, pernyataan yang kurang tepat untuk larutan elektrolit adalah ….
A. larutan yang dapat menghantarkan arus listrik
B. mengandung ion-ion positif dan negatif yang bergerak bebas
C. daya hantarnya tergantung pada berat molekulnya
D. berasal dari senyawa ionik dan senyawa kovalen
E. dapat terurai menjadi ion positif dan ion negatif

4. Senyawa HCl merupakan contoh dari ….
A. senyawa ionik yang elektrolit
B. senyawa ionik yang non elektrolit
C. senyawa kovalen yang elektrolit
D. senyawa kovalen yang non elektrolit
E. senyawa asam lemah yang elektrolit

5. Suatu larutan dapat menghantarkan arus listrik apabila mengandung….
A. elektron yang bergerak bebas
B. air yang dapat menghantarkan listrik
C. air yang terionisasi
D. logam yang merupakan penghantar listrik
E. ion-ion yang bergerak bebas


ANISA RAHAYU SEBAGAI GURU

PERTEMUAN                 : 1
KELAS/SEMESTER       : X MIPA 2 / 1

MATERI                           : Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit


Selamat siang anak-anak. Hari ini kita masuk pertemuan menganai materi larutan Elektrolit dan Non elektrolit. Baiklah, ibu memberikan catatan mengenai larutan Elektrolit dan Non elektrolit .Coba dipahami dan di pelajari. Dan jika tidak mengerti silahkan bertanya kepada ibu. Dan jangan lupa masing-masing siswa wajib bertanya, dan menanggapi postingan ini karena setiap yang bertanya dan menanggapi postingan materi larutan Elektrolit dan Non elektrolit ini dianggap hadir dan akan mendapat nilai tambahan. Selamat mempelajarinya  



Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

A. Apakah Larutan Itu?

Larutan adalah campuran homogen antara zat terlarut dan pelarut. Zat terlarut adalah zat yang terdispersi ( tersebar secara merata ) dalam zat pelarut.Zat terlarut mempunyai jumlah yang lebih sedikit dalam campuran. Ini biasa di sebut dengan solute. Sedangkan zat pelarut adalah zat yang mendispersi atau ( fase pendispersi ) komponen – komponen zat terlarut. Zat pelarut mempunyai jumlah yang lebih banyak dalam campuran. Zat pelarut di sebut solvent.

B. Perbedaan Larutan Berdasarkan Daya Hantar Listrik

Berdasarkan daya hantar listriknya, larutan terbagi menjadi 2 golongan yaitu larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Sedangkan elektrolit dapat dikelompokkan menjadi larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah sesuai skema penggolongan berikut.


Bagaimanakah Anda dapat dengan mudah mengelompokkan larutan ke dalam elektrolit kuat, elektrolit lemah ataupun non elektrolit?

Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Sedangkan larutan non elektrolit tidak dapat menghantarkan listrik.

Elektrolit Kuat

- terionisasi sempurna
- menghantarkan arus listrik
- lampu menyala terang
- terdapat gelembung gas

Larutan elektrolit kuat dapat berupa :
Asam Kuat : HCl, H2SO4, HNO3, HClO4
Basa Kuat : NaOH, KOH, Ca(OH)2
Garam : NaCl, K2SO4, CaCl2
Garam adalah senyawa yang terbentuk dari sisa asam dan basa dengan reaksi sebagai berikut :

Asam + Basa ---> Garam + H2O misal,

2HCl + Ca(OH)2 ---> CaCl2 + 2H2O

dari reaksi di atas terlihat garam tersusun dari gabungan Cl- sebagai ion negatif (anion) dan Ca2+ sebagai ion positif (kation), contoh ion2 lain yang dapat membentuk garam yakni :

Kation : Na+, L+, K+, Mg2+, Ca2+, Sr2+, Ba2+, NH4+
Anion : Cl-, Br-, I-, SO42-, NO3-, ClO4-, HSO-, CO32-, HCO32-

sebagai contoh garam yang dapat terbentuk dari gabungan kation dan anion di atas antara lain :



Elektrolit Lemah

- terionisasi sebagian
- menghantarkan arus listrik
- lampu menyala redup
- terdapat gelembung gas

Daya hantarnya buruk dan memiliki derajat ionisasi (kemampuan mengurai menjadi ion2nya) kecil. Makin sedikit yang terionisasi, makin lemah elektrolit tersebut. Dalam persamaan reaksi ionisasi elektrolit lemah ditandai dengan panah dua arah (bolak-balik) artinya reaksi berjadal dua arah...di satu sisi terjadi peruraian dan di sisi lain terbentuk kembali ke bentuk senyawa mula2.

Contoh larutan elektrolit lemah adalah semua asam lemah dan basa lemah.....asam adalah yang menghasilkan/melepas H+ dan basa yang menghasilkan OH- atau menangkap H+

misalnya :



kekuatan elektrolit lemah ditentukan oleh derajad dissosiasinya yang dirumuskan :


maka berdasarkan rumus di atas untuk mendapatkan jumlah zat mengion dilakukan dengan cara mengalikan jumlah sat mula2 dengan derajat dissosiasinya....semakin besar harga derajat dissosiasinya maka semakin banyak konsentrasi larutan yang terurai menjadi ion2ya (mengion)


Non Elektrolit

- tidak terionisasi
- tidak menghantarkan arus listrik
- lampu tidak menyala

Contoh :
C6H12O6 (amilum/karbohidrat), C12H22O11, CO(NH2)2 (Urea) dan C2H5OH (Alkohol/etanol), dll

Penyebab Larutan Elektrolit dapat Menghantarkan Listrik

Sebagai contoh larutan elektrolit adalah HCl. Larutan HCl di dalam air mengurai menjadi kation (H+) dan anion (Cl-). Terjadinya hantaran listrik pada larutan HCl disebabkan ion Hmenangkap elektron pada katoda dengan membebaskan gas Hidrogen (H2). Sedangkan ion-ion Cl- melepaskan elektron pada anoda dengan menghasilkan gas klorin (Cl2).

Perhatikan gambar berikut.



Hubungan Elektrolit dengan Jenis Ikatan Kimia

Jika diperhatikan lebih teliti dari jenis ikatannya, larutan elektrolit ada yang berasal dari ikatan ionik dan ada juga yang berasal dari ikatan kovalen polar....Sebagai contoh larutan NaCl dan NaOH berasal dari senyawa ion, sedangkan HCl, CH3COOH, NH4Cl berasal dari senyawa kovalen (tentang jenis2 akan saya bahas dalam artikel tersendiri)
Daya Hantar Listrik Senyawa Ion :
Dapatkah Anda membedakan daya hantar listrik untuk garam pada saat kristal, lelehan dan larutan?

NaCl adalah senyawa ion, jika dalam keadaan kristal sudah sebagai ion-ion, tetapi ion-ion itu terikat satu sama lain dengan rapat dan kuat, sehingga tidak bebas bergerak. Jadi dalam keadaan kristal (padatan) senyawa ion tidak dapat menghantarkan listrik, tetapi jika garam yang berikatan ion tersebut dalam keadaan lelehan atau larutan, maka ion-ionnya akan bergerak bebas, sehingga dapat menghantarkan listrik.
Pada saat senyawa NaCl dilarutkan dalam air, ion-ion yang tersusun rapat dan terikat akan tertarik oleh molekul-molekul air dan air akan menyusup di sela-sela butir-butir ion tersebut (proses hidasi) yang akhirnya akan terlepas satu sama lain dan bergerak bebas dalam larutan.

NaCl (s) + air  ---> Na+(aq) + Cl-(aq)